Limbah elektronik atau e-waste merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini. Dengan pertumbuhan teknologi yang pesat, jumlah perangkat elektronik yang tidak terpakai semakin meningkat, menimbulkan risiko besar bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Namun, kabar baik datang dari dunia penelitian. Para ilmuwan menemukan metode inovatif yang berpotensi mengurangi limbah elektronik secara drastis. Apa saja inovasi ini? Simak penjelasannya!
Limbah elektronik mencakup berbagai perangkat seperti smartphone, komputer, televisi, dan peralatan elektronik lainnya. Masalah utama terletak pada kandungan bahan berbahaya seperti merkuri, timbal, dan kadmium yang jika tidak dikelola dengan benar dapat mencemari tanah, air, dan udara. Selain itu, limbah ini juga mengandung bahan berharga yang seharusnya bisa didaur ulang dan dimanfaatkan kembali.
