
Jakarta – Selama ini kopi dikenal sebagai salah satu minuman dengan kandungan kafein yang cukup tinggi. Namun ternyata, beberapa jenis teh juga memiliki kadar kafein yang tak kalah besar, bahkan bisa melampaui kopi.
Kafein merupakan senyawa alami dari kelompok alkaloid xantina yang terdapat pada sejumlah tumbuhan. Zat ini dikenal sebagai stimulan karena dapat membantu merangsang kerja otak dan sistem saraf pusat.
Secangkir kopi berukuran sekitar 250 mililiter umumnya mengandung kurang lebih 80 hingga 100 miligram kafein. Meski begitu, kopi bukan satu-satunya minuman yang menjadi sumber kafein.
Ada dua jenis teh asal Jepang yang diketahui memiliki kandungan kafein cukup tinggi, yakni matcha dan gyokuro. Berikut penjelasannya.
1. Matcha
Matcha merupakan teh hijau berbentuk bubuk yang berasal dari Jepang. Teh ini dibuat menggunakan daun teh muda yang diproses secara khusus.
Daun teh yang masih muda diketahui memiliki kandungan kafein lebih tinggi dibandingkan daun yang sudah tua. Karena itu, matcha dapat menjadi salah satu minuman dengan kadar kafein cukup besar.
Matcha banyak digunakan untuk berbagai olahan, mulai dari minuman seperti matcha latte hingga campuran makanan dan dessert, seperti kue maupun es krim.
Satu sendok teh matcha berkualitas tinggi umumnya mengandung sekitar 68 miligram kafein. Jika seseorang menggunakan empat sendok teh matcha dalam satu sajian, jumlah kafein yang dikonsumsi bisa mencapai sekitar 272 miligram.
Meski kandungan kafeinnya tinggi, efek yang dirasakan dari matcha bisa berbeda dengan kopi. Hal ini karena matcha mengandung L-theanine, yaitu asam amino yang dapat membantu mengurangi beberapa efek negatif kafein.
L-theanine juga membuat pelepasan kafein berlangsung lebih bertahap di dalam tubuh sehingga efek energinya terasa lebih stabil.
2. Gyokuro
Selain matcha, ada juga gyokuro, salah satu jenis teh hijau premium dari Jepang yang dikenal memiliki kandungan kafein tinggi.
Gyokuro dibudidayakan dengan metode khusus. Beberapa minggu sebelum masa panen, tanaman teh ditutup atau dinaungi dari paparan sinar matahari secara langsung.
Cara penanaman tersebut menghasilkan karakter rasa yang khas, yakni manis, pekat, dan gurih. Proses ini juga membuat daun gyokuro memiliki kandungan theanine, klorofil, serta kafein yang lebih tinggi.
Dalam satu cangkir gyokuro yang dibuat menggunakan sekitar 5 gram teh, kandungan kafeinnya dapat mencapai kurang lebih 136 miligram.
Selain memberikan efek stimulan, kafein dalam gyokuro juga dikaitkan dengan sejumlah manfaat bagi tubuh. Di antaranya membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi, mengurangi rasa stres, serta mendukung kesehatan tubuh.
Dengan kandungan kafein yang cukup tinggi, matcha dan gyokuro bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mendapatkan efek stimulan selain dari secangkir kopi.
