
Jakarta – Menjaga kadar gula darah tidak hanya berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi. Pilihan minuman sehari-hari juga dapat ikut berperan. Sejumlah minuman mengandung protein, antioksidan, magnesium, dan nutrisi lain yang dapat mendukung pengendalian gula darah.
Glukosa merupakan bahan bakar utama bagi tubuh. Zat ini berasal dari makanan berkarbohidrat yang kemudian dipecah menjadi glukosa dan dialirkan melalui darah untuk digunakan sebagai sumber energi.
Kadar glukosa dalam darah secara alami dapat mengalami perubahan. Namun, pola makan yang kurang sehat menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan kadar gula meningkat dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.
Karena itu, pemilihan minuman juga perlu diperhatikan. Dikutip dari EatingWell, berikut beberapa pilihan minuman yang dapat menjadi bagian dari pola makan untuk membantu menjaga gula darah.
1. Teh
Teh menjadi salah satu minuman yang menarik untuk dikonsumsi ketika ingin menjaga kadar gula darah. Minuman ini mengandung katekin, yaitu senyawa yang memiliki sifat antioksidan.
Katekin pada teh, termasuk teh hijau dan teh hitam, telah diteliti karena potensinya dalam membantu mengatur kadar gula darah. Senyawa tersebut dapat mendukung kemampuan tubuh dalam menggunakan insulin sekaligus membantu melindungi sel dari peradangan dan stres oksidatif.
Katekin juga berhubungan dengan kesehatan bakteri baik di dalam usus. Kondisi mikrobiota usus yang baik dapat membantu kerja insulin menjadi lebih efektif.
Namun, manfaat tersebut sebaiknya tidak dirusak dengan menambahkan banyak gula ke dalam teh.
2. Susu Kedelai
Bagi yang memilih minuman berbahan dasar tumbuhan, susu kedelai dapat menjadi salah satu alternatif. Ahli gizi Cassetty menyebut susu kedelai sebagai pilihan yang baik untuk membantu mengontrol asupan karbohidrat, terutama jika memilih produk tanpa gula tambahan.
Dalam satu cangkir atau sekitar 240 ml susu kedelai, terdapat kurang lebih 8 gram protein dan sekitar 9 gram karbohidrat.
Kandungan protein tersebut dapat membantu memperlambat dampak karbohidrat yang berasal dari makanan atau camilan yang dikonsumsi bersamaan.
3. Kopi Tanpa Gula
Kopi hitam tanpa tambahan gula atau pemanis juga dapat masuk dalam pilihan minuman yang mendukung kesehatan metabolik.
Ahli gizi Erins Palinski-Wade, penulis Day Diabetes Diet, mengatakan konsumsi kopi hitam dikaitkan dengan risiko lebih rendah mengalami diabetes tipe 2 serta kemungkinan memperlambat perkembangan penyakit tersebut.
Salah satu komponen yang terdapat dalam kopi adalah asam klorogenat. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu mengurangi peradangan.
Peradangan yang berlangsung tidak terkendali dapat berpengaruh terhadap produksi insulin dan proses metabolisme glukosa. Karena itu, kopi sebaiknya dikonsumsi tanpa tambahan gula berlebihan agar manfaatnya tidak berkurang.
4. Susu Sapi
Susu sapi terkadang dianggap kurang cocok bagi orang yang ingin menjaga gula darah karena mengandung laktosa, yaitu gula alami yang terdapat dalam susu.
Namun, kandungan susu sapi tidak hanya terdiri dari karbohidrat. Minuman ini juga menyediakan protein dan lemak sehingga kombinasi ketiganya membuat pengaruhnya terhadap kadar gula darah relatif lebih terkendali.
Palinski-Wade menjelaskan bahwa sejumlah penelitian juga menemukan adanya hubungan antara peningkatan konsumsi produk susu dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.
Nutrisi seperti vitamin D dan magnesium yang terdapat dalam susu juga memiliki peran dalam mendukung sensitivitas insulin.
5. Jus Buah Tanpa Tambahan Gula
Jus buah murni dapat menjadi pilihan lain, dengan satu syarat penting: tidak ditambahkan gula.
Buah secara alami mengandung gula, tetapi gula tersebut berada dalam struktur makanan bersama berbagai nutrisi lainnya. Buah juga menyediakan serat, antioksidan, vitamin, dan mineral.
Karena itu, gula alami dari buah tidak dapat begitu saja disamakan dengan gula tambahan yang dimasukkan ke dalam minuman.
Jika ingin mengonsumsi jus buah, sebaiknya gunakan buah asli dan air tanpa tambahan gula, sirup, atau pemanis lainnya.
Pilih Minuman dengan Bijak
Menjaga gula darah tetap terkendali tidak cukup hanya mengandalkan satu jenis makanan atau minuman. Pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup sehari-hari juga memiliki peranan penting.
Lima pilihan di atas, yaitu teh, susu kedelai, kopi tanpa gula, susu sapi, dan jus buah tanpa tambahan gula, dapat menjadi bagian dari pola konsumsi yang lebih sehat.
Hal yang tak kalah penting adalah memperhatikan tambahan gula dalam minuman. Minuman yang awalnya memiliki kandungan nutrisi baik dapat berubah menjadi tinggi gula jika ditambahkan pemanis dalam jumlah berlebihan.
